Universal Flexible

Fenomena Childfree perspektif tafsir kontemporer : Kajian tafsir Al-Munir karya Wahbah Al-Zuhaili

Ningsih, Indria (2025) Fenomena Childfree perspektif tafsir kontemporer : Kajian tafsir Al-Munir karya Wahbah Al-Zuhaili. Other thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran As-Syifa.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
1_Cover.pdf

Download (206kB)
[thumbnail of SK Bebas Plagiasi] Text (SK Bebas Plagiasi)
2_SK bebas plagiasi.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
3_Abstrak.pdf

Download (357kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf

Download (315kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
5_Bab I.pdf

Download (939kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
6_Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
7_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (494kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
8_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
9_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (346kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (673kB)

Abstract

Fenomena childfree atau keputusan untuk tidak memiliki anak
menjadi isu kontemporer yang menimbulkan perdebatan, terutama dari sudut pandang agama. Penelitian ini bertujuan mengkaji pandangan Islam terhadap fenomena tersebut melalui analisis tafsir kontemporer, khususnya Tafsir al-Munir karya Wahbah al-Zuhaili. Penelitian ini berfokus pada beberapa ayat yang berkaitan dengan fenomena Childfree yaitu Surah al-Baqarah [2]: 223, Surah al-Anfal [8]: 28, Surah Ali 'Imran [3]: 38, Surah Maryam [19]: 5–6, Surah ash-Shaffat [37]: 100, Surah at-Taghabun [64]: 14–15, dan Surah al-Munafiqun [63]: 9. Ayat-ayat tersebut memberikan berbagai perspektif mengenai makna anak dalam Islam, mulai dari doa para nabi untuk mendapatkan keturunan, hingga peringatan Allah agar tidak terperdaya oleh harta dan anak-anak yang bisa menjadi ujian bagi manusia. Adapun penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami penafsiran childfree dalam Al-Qur’an dalam pandangan Wahbah Al-Zuhaili. Selain itu, metode penelitian menggunakan deskripsi analisis dan pendekatan tematik untuk menelaah ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan keturunan.
Sehingga sumber primer yang digunakan adalah tafsir Al-Munir karya Wahbah Al-Zuhaili. Sedangkan, teknik pengumpulan data yang dilakukan mencakup beberapa tahapan yaitu pengumpulan dokumen, study literatur, dan analisis teks oleh karna itu teknik analisis data yang digunakan kategorisasi ayat, penafsiran terhadap ayat-ayat yang telah dikategorikan, analisis tematik. Berdasarkan pembahasan pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: pertama, Dalam pandangan syariat, memiliki keturunan merupakan salah satu tujuan utama pernikahan (maqashid al-nikah), yaitu untuk menjaga keberlangsungan keturunan (hifzh al-nasl). Hukum asalnya adalah makruh atau bahkan haram jika didasarkan pada alasan egoistik atau gaya hidup hedonis yang mengabaikan tanggung jawab sosial dan keluarga. Kedua, Penafsiran Wahbah al-Zuhaili dalam Tafsir al-Munir terhadap ayat-ayat yang berkenaan dengan fenomena childfree menunjukkan bahwa memiliki anak dipandang sebagai karunia dan amanah Allah yang harus disyukuri dan dijaga. Ia juga menafsirkan bahwa anak adalah bentuk rezeki, ujian, dan sekaligus ladang pahala. Ketiga, Dalam konteks era kontemporer, konsep childfree mencerminkan perubahan nilai sosial, ekonomi, dan budaya yang memengaruhi pandangan individu terhadap pernikahan dan keluarga.

Kata Kunci: Childfree, Tafsir Kontemporer, Tafsir al-Munir.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ilmu Al Quran dan Tafsir > Tafsir Tematik
Divisions: Program Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir
Depositing User: Unnamed user with email repositori@stiq.assyifa.ac.id
Date Deposited: 18 Dec 2025 03:04
Last Modified: 25 Jun 2026 03:03
URI: http://repository.assyifa.ac.id/id/eprint/17

Actions (login required)

View Item
View Item