Universal Flexible

Konsep kepemimpinan dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 247 dan Q.S. Shad ayat 26 menurut Buya Hamka : Studi tafsir Maudhu'i

Pitriani, Latipah (2026) Konsep kepemimpinan dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 247 dan Q.S. Shad ayat 26 menurut Buya Hamka : Studi tafsir Maudhu'i. Other thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran As-Syifa.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
1_Cover.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of SK Bebas Plagiasi] Text (SK Bebas Plagiasi)
2_SK Bebas Plagiasi.pdf

Download (96kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
3_Abstrak.pdf

Download (365kB)
[thumbnail of DAFTAR ISI] Text (DAFTAR ISI)
4_Daftar Isi.pdf

Download (321kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
5_Bab I.pdf

Download (953kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
6_Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
7_Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (513kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
8_Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
9_Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (316kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
10_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (463kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
11_Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (147kB)

Abstract

Penelitian ini membahas konsep kepemimpinan dalam Al-Qur’an berdasarkan QS Al-Baqarah ayat 247 dan QS Shad ayat 26 menurut penafsiran Buya Hamka, dengan menggunakan metode tafsir maudhu’i. Latar belakang penelitian ini berangkat darifenomena krisis kepemimpinan kontemporer, di mana aspek integritas, kapabilitas, dan keadilan sering diabaikan, sementara jabatan kepemimpinan kerap diberikan berdasarkan popularitas, kekayaan, atau garis keturunan. Hal ini berbanding terbalik dengan prinsip kepemimpinan Qur’ani yang menekankan kemampuan, moralitas, dan tanggung jawab. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali dan menganalisis nilai-nilai kepemimpinan yang terkandung dalam kedua ayat tersebut menurut perspektif Buya Hamka, serta relevansinya dengan kondisi kepemimpinan masa kini. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data primer adalah Tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari literatur yang relevan terkait kepemimpinan dalam Al-Qur’an, buku-buku tafsir, dan kajian akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QS Al-Baqarah ayat 247 menggarisbawahi kriteria pemimpin yang ideal, yaitu memiliki kapasitas ilmu dan kekuatan fisik sebagaimana tercermin dalam kisah pengangkatan Thalut. QS Shad ayat 26 menekankan aspek keadilan, amanah, dan tanggung jawab moral, sebagaimana perintah Allah kepada Nabi Dawud untuk memimpin dengan adil dan menghindari hawa nafsu. Buya Hamka menafsirkan kedua ayat ini dengan menekankan integrasi antara kompetensi intelektual, kekuatan, dan akhlak mulia sebagai fondasi kepemimpinan. Ia juga menolak sistem yang mengangkat pemimpin hanya karena keturunan atau kekayaan.

Kata Kunci: Kepemimpinan, Tafsir al-Qur’an, Tafsir al-Azhar

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: Ilmu Al Quran dan Tafsir > Tafsir Tematik
Divisions: Program Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir
Depositing User: Unnamed user with email repositori@stiq.assyifa.ac.id
Date Deposited: 24 Jan 2026 04:19
Last Modified: 25 Jun 2026 03:39
URI: http://repository.assyifa.ac.id/id/eprint/20

Actions (login required)

View Item
View Item