Hisan, Azman (2025) Konsep Kepemimpinan Ideal dalam Al-Qur'an : Kajian tematik dalam Tafsir Al-Azhar. Other thesis, Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran As-Syifa.
1_Cover.pdf
Download (1MB)
2_SKbebasplgiasi.pdf
Download (117kB)
3_abstrak.pdf
Download (1MB)
4_daftarisi.pdf
Download (1MB)
5_bab1.pdf
Download (1MB)
6_bab2.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
7_bab3.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
8_bab4.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
9_bab5.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
10_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
Abstract
Penulis tertarik untuk membahas konsep kepemimpinan dalam AlQur'an karena banyak pertanyaan muncul tentang kepemimpinan, seperti bagaimana Al-Qur'an menggambarkan kepemimpinan ideal, fungsi dan dasar kepemimpinan Islam, tanggung jawab pemimpin, dan tujuan kepemimpinan dari perspektif Al-Qur'an, seperti yang dijelaskan Buya Hamka dalam Tafsîr Al-Azhâr. Skripsi ini ditulis dengan metode tinjauan pustaka dan berfokus pada karakteristik kepemimpinan Islami yang ditemukan dalam Tafsir Al-Azhar oleh Prof Hamka. Studi ini menggunakan uji kualitatif untuk menentukan ciri-ciri kepemimpinan islami Prof Hamka yang ditemukan dalam tafsir Al Azhar. Hasil studi ini menunjukkan bahwa kepemipinan dari sudut pandang Islam dapat didekati dengan kata-kata seperti khalifah dan imamah. Sebagai "Ulama ulung Nusantara," Haji Abdullah Malik Karim Abdullah (HAMKA) telah banyak membicarakan tentang "kepemimpinan" di dalam karya-karyanya, termasuk karya agung Tafsîr Al-Azhâr, yang juga membahas masalah tersebut. Buya Hamka membagi konsep kepemimpinan menjadi dua kategori: Khalifah dan Imamah dalam penafsirannya terhadap Al-Qur'an. Seperti yang dijelaskan dalam Surah Al-Baqarah dan Surah Shad, Hamka mengatakan bahwa khalifah adalah pengganti yang ditugaskan untuk mengelola dunia dan menegakkan keadilan. Di sisi lain, Imamah merujuk pada kepemimpinan yang menjadi teladan bagi umat, dengan prinsip utama adalah kebijaksanaan dan ketaatan kepada Allah. Hamka menekankan betapa pentingnya pemimpin yang adil, tidak mengikuti hawa nafsu, dan menjadi contoh yang baik bagi umat. Menurut perspektif Islam, seorang pemimpin harus mengikuti contoh Rasulullah SAW, yang sabar, lemah lembut, dan penuh belas kasih. Pemimpin yang baik harus memiliki sifat seperti amanah, keberanian, kebijaksanaan, dan empati terhadap orang-orang yang mereka pimpin. Selain itu, para pemimpin harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang tanggung jawab mereka, serta memiliki kesehatan fisik yang baik. Pemimpin yang efektif adalah mereka yang dapat menjaga integritas, melakukan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, dan selalu berusaha untuk kebaikan masyarakat. Seorang pemimpin harus memiliki tingkat kesabaran yang tinggi, serta kemampuan untuk menghadapi tantangan dengan keyakinan dan komitmen yang kuat.
Kata Kunci: Kepemimpinan, Ideal, Tafsir Al-Azhar, Hamka
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Al Quran dan Tafsir > Tafsir Tematik |
| Divisions: | Program Studi Ilmu Al Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Unnamed user with email repositori@stiq.assyifa.ac.id |
| Date Deposited: | 29 Sep 2025 03:43 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 02:26 |
| URI: | http://repository.assyifa.ac.id/id/eprint/9 |
